Sabtu, 03 Juni 2017

Kisah Slash di "Poison"

Guns N' Roses Indonesia...Ada sebuah kisah menarik mengenai perjalanan karier Slash. Kita tahu dengan baik bahwa Slash adalah sosok gitaris legendaris dunia yang hingga kini tidak ada penggantinya.



Slash
Credit Images: @suro_chaplin


Sosok seorang Slash memiliki lika-liku kehidupan yang panjang. Bukan itu saja, semua orang mengakui bahwa Slash adalah salah seorang sosok yang penuh kharisma.

Sebelum bergabung dengan Guns N' Roses dia pernah mencoba untuk bergabung bersama Poison dan kemudian diterima menjadi gitarisnya Poison. Tetapi kemudian dia menolak ketika diminta untuk mengecat rambutnya warna blonde. Kesal dengan hal ini Slash akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri.

Slash juga pernah berbeda pendapat dengan  gitarisnya Poison Deville gara-gara DeVille meniru ciri khasnya Slash yaitu topi ala magician. Slash berujar padanya;
 "Kalau anda memakai topi seperti itu  lagi di panggung, akann kutembak kepalamu (Sadiss)"... 
Nyatanya Slash sendiri mengaku bahwa dirinya bukan orang yang berwatak kasar.

Dalam sebuah buku biografi Slash, ada sebuah kisah mengenai bagaimana peritiwa saat Slash mencoba bergabung bersama poison,,,

"Saat Slash ikut audisi dia hanya menggunakan t-shirt dan jeans,..dan setelah slash ditest basist poison bertanya:
 "Apakah anda serius hendak bergabung bersama Poison dengan penampilan seperti ini?"..
Keesokan harinya Slash datang kembali ke tempat audisi lagi untuk melihat siapa aja yang menjadi pesaingnya,..dan hari itu dia liat CC Deville (gitaris poison) dengan dandanan ala glam (rambut blonde terawat, costum modis dengan celana kulit),.."wkkwkwk

Tapi sebuah pertanyaan unik sempat terbersit dibenak saya. Apa jadinya jika Slash tidak bergabung di Guns N' Roses? Nobody Can answer it...


EmoticonEmoticon